Selasa, 23 Februari 2010
TARIX JABRIX
Awalnya The TARIX JABRIX begitu menggebu-gebu untuk menikmati sensasi kuliah di Jakarta, kota metropolitan, namun kondisi Ibu Kota yang hiruk pikuk, panas, macet dan penuh polusi membuat The TARIX JABRIX bĂȘte. Lewat ide Cacing, mereka menjual motor dan membeli mobil.
Motor pun ditinggalkan, dan saat Cacing dkk menggunakan mobil ke kampus, rasa percaya diri mereka sedikit terangkat. Ciko dan Coki pun kini punya kecengan, kembar pula (Winda Agustini Putri dan Winda Agustina Putri). Sedangkan Cacing yang kemarin-kemarin dirudung kesedihan karena Callista (Carissa Puteri) kuliah di London, bertemu dan terpincut pesona Milinka (Joanna Alexandra)
Pergaulan baru Cacing, Ciko & Coki menyeret mereka pada kasus khas ibu kota, penculikan. The TARIX JABRIX juga menghadapi permasalahan dari dalam, Mulder yang terjerumus ke arena balapan liar dengan pesaingnya, Valent (Ramon Y Tungka)
The TARIX JABRIX: PERPECAHAN INTERNAL… PENCULIKAN ITU EKSTERNAL, MEMBUAT MEREKA SEMAKIN TERKENAL
Ada Apa Dengan Cinta
Dan saat tak ada lagi yang benar dan salah, sebuah pertanyaan kemudian muncul: Ada Apa dengan Cinta?
Setelah sukses memproduksi film layar lebar Petualangan Sherina, Miles Productions kini memproduksi sebuah film remaja dengan judul: ADA APA DENGAN CINTA?
Mira Lesmana bersama Riri Riza (sutradara Petualangan Sherina) kini bertindak sebagai Produser film ini, dan telah memilih sutradara muda Rudi Soedjarwo (sutradara Bintang Jatuh) untuk mengarahkan dan menyutradarai ADA APA DENGAN CINTA?
Cerita yang digagas oleh Mira Lesmana, Prima Rusdi dan Riri Riza ini, kembali dipercayakan kepada penulis Jujur Prananto (penulis skenario Petualangan Sherina) untuk menjadi skenario film.
Masa remaja adalah masa yang terindah, begitu pendapat banyak orang. Tapi masa remaja juga masa yang penuh dengan gejolak, masa dimana pencarian jati diri tengah berlangsung. Sayangnya, dunia remaja dan masalahnya sering kali disepelekan oleh orang dewasa. Apalagi yang menyangkut masalah cinta....
ADA APA DENGAN CINTA? Bercerita tentang seorang gadis belia yang mengalami perubahan dalam melihat dirinya dan dunianya ketika ia jatuh cinta, untuk pertama kalinya, dengan seseorang yang jauh berbeda dari dirinya dan hidup di dunia yang juga berbeda dari dunianya.
Film yang akan dikemas dengan gaya khas remaja ini, diharapkan dapat menjadi tontonan yang dekat di hati remaja dan mereka yang ingin memahami jiwa remaja. Film ini juga akan diwarnai oleh musik pop Indonesia yang akrab dengan remaja Indonesia.
Produksi film ini juga mencatat sejumlah nama baru di dunia film berpita seluloid, antara lain debut dari sutradara Rudi Soedjarwo, Penata Artistik Adrianto Sinaga, Penyunting gambar Dewi S Alibasah, Penata Fotografi Roy Lolang (yang sebelumnya ikut menjadi Penata Fotografi di salah satu segmen film KULDESAK), dan Penata Musik Melly Goeslaw dan Anto Hoed. Selain Dian Sastrowardoyo, seluruh pemeran utama dan pemeran pendukung dari film ini adalah pemain baru yang untuk pertama kalinya mencicipi peran di film layar lebar 35mm
Ayat-Ayat Cinta
Fahri adalah laki-laki taat yang begitu ‘lurus’. Dia tidak mengenal pacaran sebelum menikah. Dia kurang artikulatif saat berhadapan dengan makhluk bernama perempuan. Hanya ada sedikit perempuan yang dekat dengannya selama ini. Neneknya, Ibunya dan saudara perempuannya.
Pindah ke Mesir membuat hal itu berubah. Tersebutlah Maria Girgis. Tetangga satu flat yang beragama Kristen Koptik tapi mengagumi Al-Qur'an. Dan mengagumi Fahri. Kekaguman yang berubah menjadi cinta. Sayang, cinta Maria hanya tercurah dalam diari saja.
Lalu ada Nurul. Anak seorang kyai terkenal yang juga mengeruk ilmu di Al-Azhar. Sebenarnya Fahri menaruh hati pada gadis manis ini. Sayang rasa mindernya yang hanya anak keturunan petani membuatnya tidak pernah menunjukkan rasa apa pun pada Nurul. Sementara Nurul pun menjadi ragu dan selalu menebak-nebak.
Setelah itu ada Noura. Juga tetangga yang selalu disiksa Ayahnya sendiri. Fahri berempati penuh dengan Noura dan ingin menolongnya. Sayang hanya empati saja. Tidak lebih. Namun Noura yang mengharap lebih. Dan nantinya ini menjadi masalah besar ketika Noura menuduh Fahri memperkosanya.
Terakhir muncullah Aisha. Si mata indah yang menyihir Fahri. Sejak sebuah kejadian di metro, saat Fahri membela Islam dari tuduhan kolot dan kaku, Aisha jatuh cinta pada Fahri. Dan Fahri juga tidak bisa membohongi hatinya.
Senin, 22 Februari 2010
Duduk terlalu lama bikin mati lebih cepat

Peringatan untuk Anda yang betah duduk berjam-jam, baik di kantor, mobil, sekolah, atau depan televisi. Para ahli mengingatkan, duduk terlalu lama, bahkan bila Anda rutin berolahraga, buruk untuk kondisi jantung.
Berbagai literatur menyebutkan, orang yang menghabiskan sebagian besar waktunya dengan duduk berisiko menderita kegemukan, serangan jantung, bahkan mati lebih cepat.
Studi yang dilakukan peneliti dari Kanada yang mengikuti rekam jejak kesehatan 17.000 responden selama 12 tahun juga menemukan orang yang banyak duduk memiliki risiko kematian lebih besar.
Dalam jurnal kesehatan the British Journal of Sports Medicine, Elin Ekblom-Bak dari Swedish School of Sport and Health Sciences menyarankan agar para pakar kesehatan tidak hanya menganjurkan masyarakat untuk aktif berolahraga, tapi juga membatasi waktu duduk mereka.
“Setelah duduk selama empat jam, tubuh akan mengirimkan sinyal berbahaya,” kata Ekblom-Bam. Ia menjelaskan, gen yang mengatur glukosa dan lemak di tubuh mulai berhenti bekerja.
Para ahli mengingatkan, bahaya duduk kelewat lama bisa menimpa siapa saja, termasuk orang yang aktif berolahraga. Tim Armstrong, pakar olahraga dari WHO, mengatakan, aktivitas fisik akan mendatangkan manfaat lebih besar bila dilakukan secara merata sepanjang hari ketimbang dilakukan pada satu waktu tertentu.
“Saat Anda berada di kantor, berusahalah untuk banyak bergerak. Alih-alih berbicara lewat telepon, bangun dan hampiri rekan kerja Anda di bagian lain. Intinya, jangan malas bergerak,” saran Ekblom-Bak.
Peran Ibu Bagi Kesehatan Jantung

Penyakit jantung memang tak membedakan kelas sosial. Mereka yang hidup berkecukupan maupun sebaliknya, sama-sama berisiko terkena penyakit mematikan ini. Ternyata peran ibu terhadap kesehatan jantung anak sangat besar. Kenapa?
Penyakit jantung bukan hanya milik orang berkecukupan. Orang miskin dan tak empunya pun bisa terkena penyakit mematikan ini. Memang
tak sama jenis penyakitnya, namun tak berbeda beban penderitaan yang diakibatkannya. Orang yang hidup berkelebihan terkena sakit jantung akibat kebanyakan makan, sedangkan penyakit jantung pada orang miskin lebih disebabkan oleh infeksi dan kurang gizi.
Yang perlu diketahui, peran ibu, baik yang hidupnya berkecukupan maupun ibu dari keluarga yang kekurangan, sama-sama menentukannya dalam membangun jantung sehat anak-anaknya. Dimulai sejak anak masih dalam kandungan ibu. Jantung anak bisa cacat apabila kehamilan terkena infeksi. Jantung anak yang dikandung oleh ibu yang terinfeksi toxoplasma, campak Jerman, virus cytomegalo, dan herpes simplex, berisiko cacat sejak dalam kandungan.
Ibu yang arif tidak mau hamil dulu sebelum tahu bahwa ia memang tidak mengidap keempat infeksi itu. Karena itu, pemeriksaan darah pra-nikah atau sebelum hamil dianggap sangat penting untuk memastikan ada tidaknya infeksi itu. Obat dan jamu tertentu yang diminum selagi hamil juga dapat membuat jantung anak tak terbentuk dengan sempurna. Ibu yang arif seharusnya peduli akan itu.
Lahir dengan jantung mulus pun belum tentu anak sudah aman, sebab ia masih dihadang oleh macam-macam infeksi di awal kehidupannya. Misalnya, komplikasi yang timbul apabila penyakit difteria terlambat diobati, atau ibu lalai tidak memberi anak vaksinasi difteria, dapat ke jantung juga akibatnya.
Sering terkena infeksi tenggorokan dan tak tuntas diobati juga dapat berkomplikasi pada katup jantung. Kerusakan katup jantung begini kelak berpotensi mencetuskan stroke atau payah jantung, dan mungkin menimpa koroner jantung juga.
Ibu yang bijak tidak akan membiarkan anaknya kurang darah dan cacingan. Anemia yang menjadi berat dan penyakit cacing tambang yang menahun, bisa menambah beban jantung juga. Jantung bekerja lebih keras, lama-lama membengkak, akhirnya bisa kepayahan juga.
GEMUK ITU PENYAKIT
Anak yang sehat-sehat saja saat memasuki usia sekolah, juga belum jadi jaminan kelak jantungnya tidak terancam sakit. Harus kita akui, kurikulum pendidikan jasmani kita masih kurang. Berbeda dengan di negara maju, tiada hari tanpa olahraga bukan sekadar motto tapi benar-benar dilaksanakan. Anak-anak kita sangat kurang jam berolahraganya. Padahal berolahraga akan menyehatkan jantung.
Dengan berolahraga, otot jantung bertambah tebal dan kuat. Bila jantung kuat, kelak sekiranya beban jantung meningkat, jantung tidak sampai jatuh kepayahan. Di semua negara maju, menyehatkan jantung sudah dimulai semenjak usia sekolah. Ibu yang arif akan berupaya menciptakan suasana berolahraga swakarsa buat anak-anaknya setiap hari. Berjalan dan mengajak anak berlari-lari merupakan cara bergerak badan paling murah dan sederhana, namun bermanfaat untuk menyehatkan jantung.
Anak-anak kita juga masih memikul beban kultur yang keliru dari ibu. Tak sedikit ibu-ibu kita yang beranggapan bahwa gemuk adalah sehat, sehingga ingin semua anaknya gemuk. Padahal, sekarang susah mencari anak gemuk di negara maju, karena justru yang tidak gemuk itu yang dianggap sehat, sementara gemuk itu penyakit.
Pada tubuh yang gemuk, jumlah dan ukuran sel lemak anak yang sudah gemuk sejak kecil lebih dari anak normal. Kelebihan sel lemak tidak mungkin disusutkan lagi setelah anak dewasa. Keadaan ini yang ikut menambah besar risiko seseorang terkena penyakit jantung. Jadi benar, peran ibu menentukan bagaimana nasib sel lemak anak-anaknya.
Sel lemak anak dibentuk oleh isi meja makan ibu. Dominasi menu lemak, kelebihan porsi nasi, penganan serba bersusu-bermentega, menjadikan anak gemuk sebelum usia remaja. Dulu, darah anak Amerika sudah kelebihan lemak semasih remaja. Sayangnya, anak-anak kita sekarang justru meniru gaya makan dan pilihan menu salah seperti anak Amerika zaman dulu.
Kolesterol dan lemak darah anak cenderung sudah pada batas tinggi ketika umur belum lagi dewasa. Ini berbahaya. Ibu yang bijak tidak akan royal memberi makan berlebih, serba gurih, manis, dan berlemak tinggi. Karena itulah, nasib jantung anak ditentukan oleh kesibukan dapur ibu juga.
Ibu yang bijak akan memberi anak-anaknya cukup susu, daging, dan mentega, namun tak serba berlebihan.
Di tangan ibu, anak dibangun kebiasaan makannya, hobi jajan apa, dan apa pilihan cemilan, apakah ia ketagihan menu junkfood, atau doyan jenis makanan olahan. Lidah anak dibentuk oleh bagaimana cara ibu memberi dan menyajikan makanan rumah. Kalau meja makan anak di rumah selalu penuh dengan menu restoran, sampai dewasa di lidah anak akan seperti itu terbentuk menu favoritnya.
Menu seperti itu yang merusak lidah anak menerima makanan tradisional, dan mengantarkan anak memasuki risiko kena penyakit jantung kelak, atau mungkin membuatnya terancam mati prematur.
RADIKAL BEBAS
Setelah dewasa, pola hidup rata-rata orang Indonesia umumnya tidak berubah. Kesibukan berkarier membuat mereka lupa, atau tak tersedia waktu buat berolahraga. Yang miskin waktunya habis untuk kerja otot, yang kecukupan habis untuk kerja otak. Dua-duanya kekurangan waktu berolahraga dan bergerak badan.
Padahal menu harian orang kecukupan cenderung banyak dan enak-enak. Maka setelah hidup mapan mereka cenderung kelebihan berat badan. Ukuran lingkar pinggang pun jadi lebih dari lingkar panggul.
Sedangkan menu mereka yang hidupnya tak berkecukupan lebih banyak ikan asin, yang rentan bikin darah tinggi (akibat konsumsi garam dapur harian kita lebih lima kali kebutuhan tubuh); saus dan sambal tomat murah dengan zat warna, pengawet, bumbu penyedap, hidup berada di tengah serba polusi, menambah berat memikul beban radikal bebas.
Radikal bebas bisa menjadi racun yang merusak badan. Salah satu faktor yang ikut membentuk lemak dinding pembuluh darah diperankan oleh radikal bebas ini. Itu berarti orang miskin bisa sama-sama berisiko mengalami kerusakan pembuluh darah dan jantung.
Permukaan Jantung
Ukuran jantung manusia kurang lebih sebesar kepalan tangan seorang laki-laki dewasa. Jantung adalah satu otot tunggal yang terdiri dari lapisan endothelium. Jantung terletak di dalam rongga thoracic, di balik tulang dada/sternum. Struktur jantung berbelok ke bawah dan sedikit ke arah kiri.
Jantung hampir sepenuhnya diselubungi oleh paru-paru, namun tertutup oleh selaput ganda yang bernama perikardium, yang tertempel pada diafragma. Lapisan pertama menempel sangat erat kepada jantung, sedangkan lapisan luarnya lebih longgar dan berair, untuk menghindari gesekan antar organ dalam tubuh yang terjadi karena gerakan memompa konstan jantung.
Jantung dijaga di tempatnya oleh pembuluh-pembuluh darah yang meliputi daerah jantung yang merata/datar, seperti di dasar dan di samping. Dua garis pembelah (terbentuk dari otot) pada lapisan luar jantung menunjukkan di mana dinding pemisah di antara sebelah kiri dan kanan serambi (atrium) & bilik (ventrikel).
[sunting] Struktur Internal Jantung
Secara internal, jantung dipisahkan oleh sebuah lapisan otot menjadi dua belah bagian, dari atas ke bawah, menjadi dua pompa. Kedua pompa ini sejak lahir tidak pernah tersambung. Belahan ini terdiri dari dua rongga yang dipisahkan oleh dinding jantung. Maka dapat disimpulkan bahwa jantung terdiri dari empat rongga, serambi kanan & kiri dan bilik kanan & kiri.
Dinding serambi jauh lebih tipis dibandingkan dinding bilik karena bilik harus melawan gaya gravitasi bumi untuk memompa dari bawah ke atas, khususnya di aorta, untuk memompa ke seluruh bagian tubuh yang memiliki pembuluh darah. Dua pasang rongga (bilik dan serambi bersamaan) di masing-masing belahan jantung disambungkan oleh sebuah katup. Katup di antara serambi kanan dan bilik kanan disebut katup trikuspidalis atau katup berdaun tiga. Sedangkan katup yang ada di antara serambi kiri dan bilik kiri disebut katup mitralis atau katup berdaun dua.
[sunting] Cara Kerja Jantung
Pada saat berdenyut, setiap ruang jantung mengendur dan terisi darah (disebut diastol). Selanjutnya jantung berkontraksi dan memompa darah keluar dari ruang jantung (disebut sistol). Kedua serambi mengendur dan berkontraksi secara bersamaan, dan kedua bilik juga mengendur dan berkontraksi secara bersamaan.
Darah yang kehabisan oksigen dan mengandung banyak karbondioksida (darah kotor) dari seluruh tubuh mengalir melalui dua vena berbesar (vena kava) menuju ke dalam serambi kanan. Setelah atrium kanan terisi darah, dia akan mendorong darah ke dalam bilik kanan.
Darah dari bilik kanan akan dipompa melalui katup pulmoner ke dalam arteri pulmonalis, menuju ke paru-paru. Darah akan mengalir melalui pembuluh yang sangat kecil (kapiler) yang mengelilingi kantong udara di paru-paru, menyerap oksigen dan melepaskan karbondioksida yang selanjutnya dihembuskan.
Darah yang kaya akan oksigen (darah bersih) mengalir di dalam vena pulmonalis menuju ke serambi kiri. Peredaran darah di antara bagian kanan jantung, paru-paru dan atrium kiri disebut sirkulasi pulmoner.
Darah dalam serambi kiri akan didorong menuju bilik kiri, yang selanjutnya akan memompa darah bersih ini melewati katup aorta masuk ke dalam aorta (arteri terbesar dalam tubuh). Darah kaya oksigen ini disediakan untuk seluruh tubuh, kecuali paru-paru.
[sunting] Seputar Kesehatan Jantung
Jantung merupakan salah satu organ terpenting tubuh, berakibat pada kematian. Masalah pada jantung dibagi karena kegagalan organ jantung seringkali hampir menjadi dua bagian, yaitu penyakit jantung dan serangan jantung.
[sunting] Penyakit Jantung
Penyakit jantung adalah sebuah kondisi yang menyebabkan Jantung tidak dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Hal-hal tersebut antara lain:
- Otot jantung yang lemah. Ini adalah kelainan bawaan sejak lahir. Otot jantung yang lemah membuat penderita tak dapat melakukan aktivitas yang berlebihan, karena pemaksaan kinerja jantung yang berlebihan akan menimbulkan rasa sakit di bagian dada, dan kadangkala dapat menyebabkan tubuh menjadi nampak kebiru-biruan. Penderita lemah otot jantung ini mudah pingsan.
- Adanya celah antara serambi kanan dan serambi kiri, oleh karena tidak sempurnanya pembentukan lapisan yang memisahkan antara kedua serambi saat penderita masih di dalam kandungan. Hal ini menyebabkan darah bersih dan darah kotor tercampur. Penyakit ini juga membuat penderita tidak dapat melakukan aktivitas yang berat, karena aktivitas yang berat hampir dapat dipastikan akan membuat tubuh penderita menjadi biru dan sesak nafas, walaupun tidak menyebabkan rasa sakit di dada. Ada pula variasi dari penyakit ini, yakni penderitanya benar-benar hanya memiliki satu buah serambi.
[sunting] Serangan Jantung
Serangan jantung adalah sebuah kondisi yang menyebabkan jantung sama sekali tidak berfungsi. Kondisi ini biasanya terjadi mendadak, dan sering disebut gagal jantung. Penyebab gagal jantung bervariasi, namun penyebab utamanya biasanya adalah terhambatnya suplai darah ke otot-otot jantung, oleh karena pembuluh-pembuluh darah yang biasanya mengalirkan darah ke otot-otot jantung tersebut tersumbat atau mengeras, entah oleh karena lemak dan kolesterol, ataupun oleh karena zat-zat kimia seperti penggunaan obat yang berlebihan yang mengandung Phenol Propano Alanin (ppa) yang banyak ditemui dalam obat-obat seperti Decolgen, dan nikotin.
Belakangan ini juga sering ditemukan gagal jantung mendadak ketika seseorang sedang beraktivitas, seperti yang menyerang beberapa atlit-atlit sepak bola ternama di dunia di tengah lapangan sepak bola[1]. Biasanya hal itu disebabkan oleh pemaksaan aktivitas jantung yang melebihi ambang batas, atau kurangnya pemanasan sebelum melakukan olah raga.
[sunting] Penanggulangan
Tidak ada penanggulangan yang lebih baik untuk mencegah penyakit dan serangan jantung, di samping gaya hidup sehat (seperti sering bangun lebih pagi, tidak sering tidur terlalu larut malam, dan menghindari rokok dan minuman beralkohol), pola makanan yang sehat (memperbanyak makan makanan berserat dan bersayur, serta tidak terlalu banyak makan makanan berlemak dan berkolesterol tinggi), dan olah raga yang teratur dan tidak berlebihan. Namun, ada beberapa zat yang dipercaya mampu memperkecil atau memperbesar risiko penyakit dan serangan jantung, di antara lain:
- Beberapa peneliti menyebutkan bahwa zat allicin di dalam bawang putih ternyata dapat membantu menjaga kesehatan jantung. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa oleh khasiat zat allicin, ketegangan pembuluh darah berkurang 72%[2]. Namun beberapa peneliti lain ada juga yang menyatakan bahwa tidak ada hubungan antara bawang putih dengan kesehatan jantung. Dalam studi yang dilakukan pada 90 perokok berbadan gemuk, para peneliti Eropa mendapati bahwa tambahan bubuk bawang putih selama 3 bulan tak memperlihatkan perubahan dalam kadar kolesterol mereka atau beberapa tanda lain risiko penyakit jantung[3].
- Studi membuktikan bahwa mengurangi merokok tidak mengurangi risiko penyakit jantung. Untuk benar-benar mengurangi risiko penyakit jantung, seseorang harus benar-benar berhenti merokok [4].
- Penemuan yang diterbitkan dalam Journal of the American College of Cardiology mengungkapkan konsumsi suplemen Vitamin C dapat mengurangi risiko penyakit jantung[5].
- Penelitian menunjukkan, mengurangi konsumsi garam dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Konsumsi garam dapat meningkatkan tekanan darah. Pada percobaan diet rendah garam menunjukkan risiko penyakit jantung hingga 25% dan risiko serangan jantung hingga 20%
Ingin jauh dari sakit jantung,,,Gembiralah!!!!
Dalam pengawasan kesehatan yang dilakukan terhadap 1.700 orang selama 10 tahun, para ahli menemukan bahwa orang yang depresi dan sering merasa cemas lebih tinggi risikonya terkena penyakit jantung.
Pada awal penelitian, para responden diminta menaksir kadar emosional mereka, mulai dari rasa dendam, kecemasan, hingga kegembiraan dan antusiasme. Mereka diminta memberi penilaian pada tiap level emosi, baik yang negatif maupun positif.
Pada akhir penelitian, sebanyak 145 responden menderita penyakit jantung. Akan tetapi, responden yang masuk dalam kategori bahagia saat awal penelitian memiliki risiko menderita penyakit jantung 22 persen lebih rendah.
Para ahli meyakini bahwa orang yang bahagia mungkin memiliki pola tidur yang lebih baik, jarang stres, dan lebih mudah beralih dari situasi yang membuatnya tertekan. Semua faktor tersebut diyakini akan meningkatkan kekebalan tubuh.
Ketua peneliti, dr Karina Davidson, mengakui jika hasil penelitian ini masih perlu dibuktikan lebih lanjut. Meski begitu, ia menyarankan agar setiap orang selalu berpikir positif supaya terhindar dari stres. "Tidak perlu menunggu liburan untuk bersenang-senang. Rasa bahagia harus dimunculkan setiap hari," katanya.
Davidson menyarankan agar kita setiap hari memiliki "me time" untuk meningkatkan mood. "Jika Anda merasa senang saat membaca novel, luangkan waktu 15 menit setiap hari untuk melakukannya. Demikian juga dengan aktivitas lain yang membuat hati gembira," ujarnya.
Penulis: AN | Editor: Acandra | Sumber: BBC
